
Merawat kendaraan adalah hal wajib agar kondisi mobil selalu prima. Agar ketika ingin dipakai, tidak ada masalah sama sekali. Jangan khawatir, tips merawat mobil agar awet dan mengkilap bisa jadi solusi untuk kamu yang baru memiliki kendaraan.
Tidak perlu bingung, karena sesungguhnya merawat kendaraan tidaklah sulit. Kamu cuma butuh melakukan pemeriksaan dan penggantian komponen secara berkala. Kalau servis rutin tersebut dilakukan, maka mobil kamu akan nyaman untuk dipakai berkendara kapan dan kemana saja.
Jika kamu belum tau apa saja yang bisa kamu lakukan, yuk, baca daftar tips merawat mobil untuk pemula berikut ini!
1. Cek Aki dan Panaskan Mesin Secara Berkala
Merawat aki bisa kamu lakukan ketika dirumah saja. Cara mudahnya, kamu bisa memanaskan mobil paling tidak 1-2 kali dalam seminggu untuk menjaga daya yang tersimpan pada aki.
Hal ini dikarenakan, mobil yang tidak dipakai akan mengalami pengurangan daya sekitar 3 persen dari kapasitasnya setiap hari. Saat memanaskan mobil di garasi rumah, pastikan juga asap knalpot mobil tidak mengarah langsung ke dalam rumah.
Bila mobil ditinggal dalam jangka waktu lama, maka aki boleh dicabut. Hal ini untuk mengurangi potensi aki soak. Hanya saja, kalau kamu masih bisa memanaskan mesin tiap minggu, tentu ini tidak perlu dilakukan.
Cara Membersihkan Aki yang Mudah
Selain soak, masalah yang terjadi pada aki adalah kotoran atau serbuk putih. Biasanya kotoran ini hadir di kepala aki. Serbuk putih tersebut pada dasarnya berasal dari cairan aki yang menguap.
Hal ini juga bisa menjadi tanda kebocoran atau retakan antara timah kepala aki atau plastik rumah aki itu sendiri. Jika dibiarkan, maka performa aki bakal menurun. Bisa jadi mesin bakal sulit distarter.
Maka dari itu, kamu harus rajin cek aki. Kalau ada kotoran serbuk putih, segeralah bersihkan. Caranya dengan mencopot kedua kabel dari kedua kutub aki dengan alat atau kunci yang pas.
Jika sudah terlepas, siram serbuk putih dengan air panas. Lakukan ini dengan hati-hati, hingga semua kotoran rontok. Di sampin air panas, bisa juga dilakukan dengan menaburi baking soda dan air soda tepat di serbuk putih tersebut.
Kemudian kamu bisa lap kotoran yang sudah dibasahi dengan air panas, sampai bersih. Ingat, kondisi kepala aki harus kering ya! Lalu, kamu boleh tambahkan gemuk atau grease pada kutub untuk menghindari karat.
2. Wiper Perlu Diangkat
Langkah kedua, kamu bisa merawat wiper dengan cara mengangkatnya. Jangan biarkan posisinya tidur saat mobil sedang tidak diajak jalan. Hal ini untuk menjaga kelenturan karet wiper.
Bila posisinya terangkat, maka karet wiper lebih rileks. Kalau dibiarkan tiduran, ada beban lebih. Setidaknya tekanan ini timbul lantaran karet wiper bersentuhan dengan kaca mobil.
Apalagi ditambah terik matahari, pastinya karet wiper bisa cepat rusak. Maka dari itu, lebih baik selalu mengangkat wiper saat mobil di parkir.
3. Perhatikan Tempat Parkir Kendaraan
Cara merawat mobil selanjutnya adalah parkir di lokasi tertutup. Kalau kamu tidak punya garasi, pastikan mobil tidak terkena sinar matahari langsung.
Pasalnya parkir di bawah sinar matahari langsung bisa membuat cat mobil mudah pudar dan kusam. Apalagi di kondisi cuaca yang tidak konsisten, kadang panas, kadang hujan. Tentu ini musuh utama cat bodi mobil.
Terkena sinar matahari langsung bukan cuma membahayakan cat, tapi juga berbagai komponen lain. Terutama yang terbuat dari karet, seperti wiper dan lis kaca mobil. Sering dijemur matahari, kemudian kena panas, bakal membuat kondisi karet-karet tersebut cepat getas.
Pastikan juga lokasi parkir mobil kamu aman dan terpantau. Jangan sampai luput dari perhatian. Tambahkan kunci tambahan setir kendaraan dan alarm, bila memang diperlukan.
Demi keamanan, aktifkan rem tangan sekalipun parkir dalam bidang jalan yang rata. Khusus untuk mobil transmisi matik, pastikan ada di posisi P (Parking) untuk mencegah mobil bergerak saat parkir.
4. Lindungi mobil saat jarang dipakai
Jika mobil sedang tidak digunakan dalam waktu lama dan tidak ada lahan tertutup untuk diparkirkan, solusi yang bisa kamu gunakan yaitu dengan memakai pelindung mobil atau cover mobil yang waterproof. Sehingga jika hujan turun, kamu tidak perlu khawatir karena mobil kamu juga akan terlindungi. Pun juga ketika panas di siang hari, mobil tidak akan terpapar sinar matahari yang bisa merusak lapisan body mobil.
5. Ganti Oli Transmisi Secara Berkala
Tips merawat mobil selanjutnya, jangan lupa untuk perhatikan komponen transmisi dengan cara menggantinya secara berkala. Soal waktunya sekitar 30 ribu Km hingga 50 ribu Km, baik itu transmisi matik, manual, hingga CVT. Waktu ganti oli transmisi memang lebih lama dibandingkan ganti oli mesin, tapi jangan sampai terlupa.
Pasalnya jika oli transmisi kualitasnya sudah jelek, maka ganti gigi akan susah. Kemudian bila dibiarkan, maka komponen transmisi bisa rusak. Ujung-ujungnya uang kamu akan lebih banyak melayang untuk melakukan perbaikan.
6. Jaga Kebersihan Mobil
Meski jarang digunakan, alangkah baiknya jika kamu tetap menjaga kebersihan. Hal ini bisa dilakukan dengan mencuci sisi eksterior mobil paling tidak seminggu sekali.
Pastikan setiap sudutnya dicuci bersih agar terbebas dari kotoran, termasuk bagian kolong. Setelah bersih, segera keringkan dengan lap. Hal ini untuk mencegah terjadinya karat di komponen-komponen metal, sekaligus mencegah noda air di bodi mobil yang membuat tampilan jadi kusam.
Kemudian untuk interior mobil juga harus dibersihkan. Kamu bisa pakai cairan serbaguna STP Tuff Stuff untuk menghilangkan kotoran di jok, plafon, dan dashboard. Setelah dibersihkan, kamu wajib membuat komponen interior mobil jadi kering. Pasalnya kalau lembab, nanti bisa menimbulkan bau tidak sedap.
Tips merawat mobil selanjutnya, untuk interior bisa melakukan fogging kabin untuk perawatan yang lebih baik. Inilah cara paling tepat membersihkan virus dan bakteri. Soal harga, mulai Rp200 – 400 ribuan. Fogging kabin juga bisa membuat mobil menjadi wangi. Jadi, tidak ada salahnya melakukan ini tiap bulan sekali.
7. Ganti Oli Mesin secara Berkala
Oli mesin merupakan bagian penting yang bisa berpengaruh ke performa mobil kamu. Cara merawat mobil satu ini perlu dilakukan secara rutin. Jika ada bagian yang rusak karena oli mesin yang tidak diganti secara rutin, jangan kaget kalau ternyata kamu akan menghabiskan biaya yang besar untuk memperbaikinya. Berapa lama kamu harus menggantinya? Lihat panduan kapan waktu ganti oli mobil yang pernah kami bahas lengkap di artikel sebelumnya.